Aplikasi HALODOC Konsultasi Dokter Zaman Now

Halodoc Konsultasi Dokter , Sebuah aplikasi kesehatan berbasis online masa kini yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya d...

Bunuh Diri Itu Bukan Solusi Tapi Derita Abadi Menurut Islam

Aleniasenja.com - Berbagai kasus bunuh diri begitu sering ktia dengar di berbagai media informasi, dan mungkin anda pernah melihat kejadian ini terjadi dilingkungan anda, tentunya sangat mengerikan. Mereka melakukannya dengan sebab yang tak jauh dari kecintaannya pada dunia ini, dimana ketika mereka susah, maka akan mengakhiri hidup seperti itu. Sulit sedikit bunuh diri, sakit dikit bunuh diri, dan lain sebagainya. 
Inilah Derita Yang Akan Didapatkan Bagi Mereka Yang Mati Bunuh Diri Menurut Islam

Jangan kawan, Bunuh diri bukan solusi dari permasalahan, bahkan menambah masalah untuk hidupmu selanjutnya di akhirat kelak. Mungkin kau piker kau akan bahagia bunuh diri dan menghiklang ari dunia ini, tentu tidak. Masih ada pertanggungjawaban yang akan aku terima dari Allah SWT tentang perbautanmu itu, dan sudah bisa dipastikan kau akan celaka. Seperti Firman Allah SWT Dalam surah An-Nisa Ayat 29-30 yang berbunyi : 

 Benarkah Orang Yang Bunuh Diri Akan Menderita Dunia dan Akhirat?, Inilah Penjelasannya

Artinya : “Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS. An Nisa: 29-30). 

Rasulullah SAW bersabda : 

“Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, ia akan di adzab dengan itu di hari kiamat” (HR. Bukhari no. 6105, Muslim no. 110). 

Dalam perihal bunuh diri ini, bagi mereka yang melakukannya, maka perbuatan tersebut akan mendapatkan berbagai penderitaan, bukan saja sejak ia ada di dunia ini, namun hingga nanti ketika akhirat datang untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya itu. Adapun hal yang akan dialami oleh Orang yang bunuh diri yaitu akan mengalami 3 penderitaan dahsyat ini yaitu : 

1. Penderitaan ketika di dunia yang menjadikannya dia untuk melakukan bunuh diri tersebut 

Tidak ada kebahagian, ketenangan sejati di atas dunia ini, terkecuali mereka yang selalu dekat sama Allah SWT, Bersyukur dengan hidupnya, ikhlas disetiap langkahnya, sabar dalam menghadapi cobaan dan rintangan. 

Jika seeorang tidak memiliki hal itu dalam dirinya, maka apapun yang ia dapatkan didunia akan terasa kurang, tidak bahagia, tidak tenang, selalu takut, mudah menyerah, mudah putus asa, dan gampang mengeluh. 

Jika keadaan diri sudah seperti itu, maka syetan dan iblis akan mudah merasuki jiwanya sehingga keadaan hati tidak tenang, gelisah, dan perasaan kacau lainnya akan melanda terus menerus, yang pada akhirnya diri mulai jenuh dengan keadaan seperti itu yang membaut syetan dengan mudah untuk membawa pikirannya kea rah bunuh diri untuk menghidari masalah itu dirasakan lagi. 

2. Penderitaan Ketika Akan Mengalami Kematian 

Mati bunuh diri tidak ada yang baik, berbagai cara mereka lakukan agar nyawa mereka melayang dan lenyap dari permukaan bumi ini dalam hal penghlihatan manusia. Dengan segala upaya itu, maka ketika seseorang seeorang mati bunuh diri, maka ketika mau mati saja sudah menderita, apalagi di alam sana, akan jauh lebih buruk lagi. 

Orang Bunuh diri sebenarnya masih ada di dunia ini, hanya saja mereka tidak terlihat oleh aksat mata kita. Sebenarnya mereka menyesal akan melakukan hal itu, namun yang kita ketahui menyesal dikemudian tak ada gunanya, yang ada hanya petaka yang pasti akan datang kepada mereka yang mendahulukan ketentuan Allah SWT, Bersiaplah menerima penderitaan dahsyat itu. 

3. Penderitan Di Akhirat Bagi Orang Yang Bunuh Diri Adalah Akan Kekal Abadi di Dalam Neraka Jahanam Tidak Ada Keringanan dan Ampunan dari Allah SWT 

Perbuatan bunuh diri dalam islam adalah dosa besar yang paling buruk. Namun Ahlussunnah wal Jama’ah berkeyakinan bahwa orang yang bunuh diri itu tidak kafir. Jika ia muslim, maka ia tetap dishalatkan dengan baik karena ia seorang Muslim yang bertauhid dan beriman kepada Allah, dan juga sebagaimana ditunjukkan oleh dalil-dalil. Rasulullah SAW bersabda : 

“Dahulu ada seorang lelaki yang terluka, ia putus asa lalu mengambil sebilah pisau dan memotong tangannya. Darahnya terus mengalir hingga ia mati. Allah Ta’ala berfirman: ”Hambaku mendahuluiku dengan dirinya, maka aku haramkan baginya surga.” (HR. Bukhari no. 3463, Muslim no. 113). 

“Barangsiapa yang membunuh dirinya sendiri dengan suatu cara yang ada di dunia, niscaya kelak pada hari kiamat Allah akan menyiksanya dengan cara seperti itu pula.” (HR. Bukhari dan Muslim) 

“Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu kelak akan berada di tangannya dan akan dia gunakan untuk menikam perutnya sendiri di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa bunuh diri dengan minum racun, maka kelak ia akan meminumnya sedikit-demi sedikit di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-lamanya. Barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, maka dia akan dijatuhkan dari tempat yang tinggi di dalam neraka Jahannam, kekal di sana selama-selamanya” (HR. Bukhari no. 5778, Muslim no. 109). 

Ketika seseorang menghadapi suatu permasalahan, akal yang sehat tentu akan setuju bahwa bunuh diri bukanlah solusi dari permasalahan tersebut. Apapun permasalahannya, selama-lamanya bunuh diri bukanlah solusi. Bunuh diri hanyalah bentuk lari dari permasalahan, bahkan justru ia akan menambah permasalahan-permasalahan yang lain bagi orang yang ditinggalkannya. 

Ketahuilah bahwa setiap masalah yang kita hadapi itu pasti ada solusinya. Karena Allah SWT tidak akan membebani sesuatu kepada kita kecuali masih dalam batas kemampuan kita. Allah SWT Berfirman : 
 Benarkah Orang Yang Bunuh Diri Akan Menderita Dunia dan Akhirat?, Inilah Penjelasannya

Artinya : “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya” (QS. Al Baqarah: 286). 

Dan solusi dalam permasalahan hidup itu pasti akan bisa didapatkan jika kita kembali kepada Allah, kembali kepada agama, mendekatkan diri kepada Rabb kita dengan menjalankan berbagai ketaatan dan menjauhi segala larangan. Karena demikianlah janji Allah SWT adalah sebaik-sebaik penepat janji, 
Derita Orang Yang Bunuh Diri Itu Abadi Menurut Islam, Benarkah?

Artinya : “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar” (QS. Ath Thalaq: 2). 

5 Cara Meredam dan Menghindari Pikiran Mengenai Bunuh Diri 

1. Hidup Di Dunia Karena Allah SWT 

Apabila manusia tersebut beriman dan menyakini akan Rukun-rukun Allah SWT dalam hidupnya, Tentu ia akan terhindar dari perbuatan bunuh diri. Orang yang menyerahkan hidup dan merasa hidupnya selalu bersama Allah SWT, maka akan selau berkeyakinan bahwa masalah yang dihadapi tidak terlalu besar karena Allah SWT akan menolong hamba-Nya yang sedang mengalami masalah dan kesulitan. 

Umat Islam yang beriman dan yakin akan hal itu akan menganggap bahwa Allah SWT lebih berkuasa selain daripada Allah SWT. Bukankah Allah SWT tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan umat-Nya?. Katakan dan yakini bahwa sebesar apapun masalahnya, kita memiliki Allah yang maha besar. 

2. Jangan Menjadikan Dunia Sebagai Tujuan Akhir Hidup 

Dalam hidup ini tak ada sesuatu yang sempurna akan selalu ada saja masalah yang timbul menimpa manusia. Seperti halnya hakikat manusia yang memang selalu berganti antara suka, duka dan perasaan netral. Maka janganlah jadikan dunia sebagai tujuan manusia yang utama. Dunia Menurut Islam adalah tempat naungan sementara untuk menyiapkan pahala sebagai bekal di akhirat nanti. Manusia yang melakukan tindakan bunuh diri adalah mereka yang menjadikan manusia sebagai tujuan utamanya. Padahal Allah telah menjajikan kemudahan setelah kesusahan, setelah kehidupan dunia ada di kehidupan akhirat. 

3. Lihat Sekitar Tentang Mereka Yang Lebih Sulit Dari Hidupmu 

Apabila kita sedang mengalami kesulitan dan kesusahan, maka tengolah mereka yang lebih mengalami kesulitan daripada kita. Dengan melihat orang-orang yang mengalami kesulitan, akan melatih kita untuk selalu bersyukur dan sangat merasa beruntung bahwa terdapat kenikamatan lain yang kita rasakan sehingga kita dapat memahami bahagia dalam Kehidupan dunia dengan baik. 

4. Selalu Bersyukur Atas Nikmat Hidup Yang Allah SWT Berikan 

Bersyukur menurut Islam adalah hal yang wajib dilakukan saat menghadapi masalah dan kesulitan yang terjadi dalam kehidupan kita. Manusia yang selalu mengupayakan dirinya untuk selalu bersyukur akan diringankan bebannya dan selalu semakin Allah tambahkan kenikmatan atas dirinya sebab manusia yang selalu bersyukur akan selalu mencari kenikmatan lain yang Allah telah berikan. Ia tidak akan memikirkan masalah lain, namun sibuk memikirkan kenikmatan-kenikmatan lain yang Allah telah berikan. 

5. Berteman Dengan Orang Yang Shaleh 

Orang-orang shaleh akan selalu memposisikan dan mengkondisikan diri kita agar selalu hidup dengan aturan-aturan dan nilai-nilai Islam. Mereka akan selalu mendorong kita untuk berbuat kebaikan, mensyukuri segala nikmat, menjauhkan diri dari bunuh diri, menyabarkan kita dan saling mengingatkan satu sama lain.Bersama orang-orang shaleh, kita akan senantiasa mendapatkan saran, penerangan dan menjauhkan diri kita dari perilaku dan tindakan yang merugikan kita dari perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT serta membuat jiwa kita menjadi selalu tenang. 

Itulah ulasan mengenai penderitaan yang akan dialami seseorang yang mati bunuh diri, mati bukan karena izin Allah SWT. Semoga kita semua dijauhkan dari hal semacam ini karena sangat merugikan bagi seseorang yang melakukan hal ini, khususnya bagi kaum muslim. Tak apa hidup di dunia menderita tapi selalu dekat dengan Allah SWT dan Insya Allah, Kehidupan disana kelak yang kekal abadi ktia akan bahagia tanpa terbatas, amin.

Belum ada Komentar untuk "Bunuh Diri Itu Bukan Solusi Tapi Derita Abadi Menurut Islam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel