5 Tanda Jika Allah SWT Sayang Kepada Hambanya

Dalam mengarungi kehidupan dimuka bumi ini tentunya tak ada seorang pun yang lepas dari cobaan dan rintangan dalam hidupnya, tak ada yang bebas dari masalah dan masalah, semua orang sudah pasti akan mengalami hal tersebut. Namun hal itu jangan jadikan alasan untuk berprasangka buruk kepada Allah SWT, karena semua yang ia berikan adalah sesuatu yang baik untukmu dan itu menujukan jika Allah SWT sangat menyanyangi hambanya tersebut. 
5 Tanda Jika Allah SWT Sayang Kepada Hambanya

Saat Allah SWT sudah sayang kepada hambanya, maka Dia akan menguji kesabaran hamba-Nya dengan berbagai hal. Tujuannya tentu saja agar si hamba mengingat dan makin mendekat kepada Allah SWT. Dengan begitu, maka Allah SWT pun mengampuni dosa-dosa hamba-Nya. 

Abu Hurairah RA berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang dikehendaki Allah menjadi orang yang baik maka dia akan diberi-Nya cobaan.” (HR Bukhari). 

Abu Said dan Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, 

“Seorang muslim yang ditimpa penderitaan, kegundahan, kesedihan, kesakitan, gangguan, dan kerisauan, bahkan hanya terkena duri sekalipun, semuanya itu merupakan kafarat (penebus) dari dosa-dosanya.” (H.R Bukhari dan Muslim) 

Saat kita tertimpa bencana, terkadang kita tidak sadar bahwa setiap cobaan yang kita alami, pasti selalu ada hikmah dibaliknya. Allah SWT memberikan cobaan agar kita senantiasa mengingatnya, dan menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih dewasa lagi untuk kedepannya dalam menjalani kehidupan. 

Dilansir dari halaman Sindonews, di bawah ini sejumlah tanda-tanda Allah SWT sayang kepada hambaNya, Apa saja buktinya?, Simak penjelasanya dibawah ini : 

1. Diberi Kesakitan 

Penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuh. Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah dilakukan. 

Dengan kesakitan itu kita akan senantiasa memohon kesembuhan-kesembunhan dari Allah SWT. Tidaklah Allah SWT meletakkan sebuah penyakit melainkan meletakkan pula obatnya. Orang beriman akan menganggap penyakit itu anugrah karena Allah SWT telah memberikan kita kesempatan untuk menggugurkan dosa-dosa kita, dengan syarat kita senantiasa bertawakal kepadanya dan ikhlas menerima segala sesuatu yang Allah SWT telah berikan. 

2. Diberi Kesedihan 

Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menguji hamba-hambanya melainkan sesuai dengan kemampuannya. Allah SWT tidak akan menguji di luar batas kemampuan hambanya, maka yakinlah bahwa setiap cobaan yang Allah SWT berikan, kita pasti mampu untuk menghadapinya. 

Karena yang menjadi masalah adalah bukan ketika cobaan yang datang, tetapi bagaimana cara kita dalam menghadapi dan mengambil hikmah dari setiap kejadian yang datang kepada kita. Hamba yang disayangi oleh Allah SWT kerap diberi kesedihan. Sebab dengan kesedihan itu, seorang hamba akan sering menyebut Namanya. 

3. Diberi Kehilangan 

Ada kalanya kita mengalami kejadian yang sangat memilukan. Kehilangan akan membuat seorang hamba terpuruk dan kembali mengingat sang penciptanya. Dengan kehilangan kita akan sering menyebut Namanya agar kita diberi ketabahan dan jika diiringi dengan berperasangka baik pada Allah, maka semua itu akan berubah dengan menjadi sebuah ‘ampunan’. 

Maka bersabarlah ketika kita diberi cobaan dari Allah SWT, setelah nantinya cobaan itu berakhir, maka akan terbukti seteguh mana iman dan cinta kita. Ketika semua telah dikembalikan atau digantikan dengan yang lebih baik, Insyaallah semua akan terasa lebih nikmat. 

4. Diberi Penderitaan 

Sesungguhnya di balik penderitaan atau cobaan akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah SWT agar kembali kepadanya. Seringkali seseorang tenggelam dalam perbuatan maksiat dan selalu mengikuti hawa nafsunya, sibuk dengan urusan dunia dan terkadang kesenangan itulah yang membuat seorang hamba lalai mengingat Allah SWT. 

Karena hanya jiwa yang menderita yang akan selalu dekat padanya. Ketika seorang hamba telah sadar atas kelalaiannya selama ini, maka ia kembali pada Allah SWT dengan penyesalan dan kepasrahan diri. Dalam Quran Surat Al-An’am Ayat 42, Allah SWT berfirman : 

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَآ إِلَىٰٓ أُمَمٍ مِّن قَبْلِكَ فَأَخَذْنَٰهُم بِٱلْبَأْسَآءِ وَٱلضَّرَّآءِ لَعَلَّهُمْ يَتَضَرَّعُونَ 


Artinya :“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (rasul-rasul) kepada umat-umat yang sebelum kamu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri.” 

5. Diberi Kesusahan 

Seringkali kita berpikir jika diberi kesusahan tanda Allah SWT telah berpaling dari kita. Tetapi justru dengan Allah SWT memberikan kesusahan akan menjadikan kita seorang yang sabar dan selalu mendapat ridho Allah SWT. 

Seorang hamba yang sempurna imannya akan selalu bersyukur kepada Allah SWT ketika dalam kesenangan dan bersabar ketika sedang kesusahan, maka dalam semua keadaan dia senantiasa ridho kepada Allah SWT dalam segala ketentuan takdirnya, sehingga kesusahan dan musibah yang menimpanya berubah menjadi nikmat dan anugerah baginya. Dari Shuhaib bin Sinan radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah SAW bersabda : 

“Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya (membawa) kebaikan (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin, jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah kebaikan baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu adalah kebaikan baginya.” (HR Muslim) 

Jadi, Jangan pernah berprasangka buruk atas apa yang telah Allah SWT berikan untukmu. Ingatlah apa yang kau pikirkan baik belum tentunya terbaik menurut Allah SWT, dan sebaliknya apa yang Allah SWT berikan untukmu, sudah pasti baik dan tentunya selalu ada hikmah dibaliknya, dan semoga kau menjadi orang-orang yang sabar, terima kasih.

Belum ada Komentar untuk "5 Tanda Jika Allah SWT Sayang Kepada Hambanya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel