Inilah Adab Sebelum Berhubungan Intim Suami Istri Menurut Rasulullah SAW

Berhubungan intim atau jimak merupakan kebutuhan mendasar setiap manusia. Untuk itu, Islam juga memberikan amalan-amalan yang sebaiknya dilakukan baik sebelum maupun sesudah berhubungan intim. Salah satu amalan sebelum berhubungan intim adalah disunahkan membaca basmallah terlebih dahulu.

Inilah Adab Sebelum Berhubungan Intim Suami Istri Menurut Rasulullah SAW

Nah, sebelum berhubungan intim suami istri patut membaca doa yang sudah diajarkan Nabi Muhammad SAW. Bahkan suami istri sebelum berhubungan juga dianjurkan melakukan amalan sunah seperti sholat berjamaah dan mengaji.

1. Disunnahkan untuk membaca basmillah

2. Membaca surat Al-Ikhlash.

3. Membaca takbir dan tahlil (Allohu akbar, Laailaha illalloh)

4. Membaca doa

Nah setelah melakukan amalan ibadah sunah tadi, maka baca doa sebelum berhubungan intim. Dari Abdullah bin Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda,

"Jika salah seorang kamu ingin berjima’ dengan istrinya, hendaklah ia membaca:

بسمِ اللهِ اَللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Artinya: "Dengan nama Allah, Yaa Allah jauhkanlah setan dari kami dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau rizqikan kepada kami. Maka seandainya ditakdirkan dari hubungan itu seorang anak, anak itu tidak akan diganggu setan selama-lamanya." (HR Bukhari dan Muslim).

5. Memakai penutup atau selimut.

6. Memulai dengan cumbu-rayu dan ciuman.

Hubungan intim suami istri di dalam Islam disebut jimak. Bagi suami istri melakukan hubungan intim akan bernilai pahala. Ada beberapacara berhubungan suami istri menurut Islam, salah satunya disunnahkan membaca basmalah.

Imam Al-Ghazali pernah menyebutkan sejumlah rangkaian persiapan, yang perlu dilakukan saat pasangan suami-istri hendak berhubungan seksual. Etika ini dirangkum dari akhlak yang diajarkan Nabi Muhammad SAW (naqli) dan pendekatan akal (aqli).

Ulama bergelar Hujjatul Islam ini memandang bahwa berhubungan seksual bukan sekadar kegiatan rutin melepas syahwat belaka. Menurutnya, hubungan suami istri ini merupakan aktivitas fisik sekaligus psikis. Secara kompleknya melibatkan perasaan, bahasa verbal, bahasa tubuh, ada dimensi ibadah dan medis.

"Pada Dasarnya melakukan Hubungan seks atau hubungan badan dengan pasangan sah, halal,(pasangan nikah) sebagai suami istri adalah dibebaskan," kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin kepada Okezone belum lama ini.

Ustadz Ainul juga mengatakan, seorang istri ibarat lahan suami yang bisa dikelola dengan metode dan cara-cara yang diperbolehkan agama. Yakni sepanjang tidak menyimpang dari syariat Islam.

"Pada Dasarnya melakukan Hubungan seks atau hubungan badan dengan pasangan sah, halal,(pasangan nikah) sebagai suami istri adalah dibebaskan," kata Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin.

Ustadz Ainul juga mengatakan, seorang istri ibarat lahan suami yang bisa dikelola dengan metode dan cara-cara yang diperbolehkan agama. Yakni sepanjang tidak menyimpang dari syariat Islam.

Selain itu, dalam memperlakukan pasangan ketika akan dan sedang berhubungan badan harus dengan cara yang halus. Serta sesuai yang telah disyariatkan.

"Dan tentunya harus dengan cara yang makruf, baik dan etis (manusiawi) sebab Islam menjaga agar kehalalan hubungan suami istri bukan berarti eksplorasi atau sex slave yang ujungnya menyimpang dengan alasan apapun," ujarnya.

Belum ada Komentar untuk "Inilah Adab Sebelum Berhubungan Intim Suami Istri Menurut Rasulullah SAW"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel