Ketika Disakiti Orang Lain, Jangan Membalas, Cukup Saja Baca Doa Ini

Zalim atau menyakiti adalah tabiat dan watak yang ada dalam diri manusia. Ini merupakan akhlak yang tercela dan sifat buruk yang dapat merusak agama, menghilangkan kebaikan, dan mendatangkan keburukan, bahkan bisa memutus tali silaturahmi.

Ketika Disakiti Orang Lain, Jangan Membalas, Cukup Saja Baca Doa Ini

Secara bahasa zalim adalah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya atau melakukan sesuatu yang tidak semestinya. Orang disebut zalim jika melakukan sesuatu yang tidak wajar dari apa yang telah digariskan Allah dan rasul-Nya sehingga merugikan orang lain.

Zalim atau menyakiti sesama manusia dan makhluk hidup lainnya merupakan salah satu perbuatan yang dilaknat Allah Subhanahu wa ta'ala. Perbuatan tersebut dapat terjadi dari ucapan, perbuatan, hingga niat yang menyebabkan jiwa serta raga seseorang merasa disakiti. Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadis Indonesia Ustadz Fauzan Amin mengatakan doa orang yang terzalimi cepat atau lambat akan terkabul.

Sebab, Allah Subhanahu wa ta'ala akan mendengar setiap keluh kesah dan doa orang yang teraniaya. "Allah Subhanahu wa ta'ala selalu mengabulkan doa-doa hamba-Nya. Cepat atau lambat keinginan itu pasti akan terkabulkan. Terlebih bagi mereka yang sedang teraniaya, baik lahir maupun batin. Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam bersabda:

ثَلَاثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ : وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ


Artinya: "Ada tiga golongan manusia yang doanya tidak akan ditolak: Orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doanya orang yang dizalimi, Allah akan mengangkat doanya sampai di atas awan dan dibukakan pintu-pintu langit untuknya, dan Allah berfirman: Demi keagungan-Ku, Aku benar-benar akan menolongmu meskipun tidak serta-merta." (HR Tirmidzi dan yang lainnya, hadis ini disahihkan oleh Syekh Al Albani)

Lebih lanjut, kata Ustadz Fauzan Amin, ketika sedang dizalimi lebih baik bersabar karena Allah Subhanahu wa ta'ala juga bersama orang-orang yang sabar. Oleh karena itu, ketika manusia merasa terzalimi, cukup diam dan mendoakan agar orang yang menzalimi segera diberi hidayah. "Kalau masih mampu, bersabarlah," terangnya.

Saat merasa terzalimi namun tidak kuasa membalasnya, kaum Muslimin cukup membaca doa berikut ini, yakni dengan niat agar orang yang telah zalim mendapat hidayah atau terbalaskan sesuai kehendak Allah Subhanahu wa ta'ala.

رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ


Robbanaa Afrigh ‘Alainaa Shobron wa Tsabbit Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin.

Artinya: "Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir." (QS Al Baqarah: 250)

Belum ada Komentar untuk "Ketika Disakiti Orang Lain, Jangan Membalas, Cukup Saja Baca Doa Ini "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel